Temen atau
sahabat…?
Dalam ilmu bergaul, antara sahabat dan temen itu
emang tipis banget, sobat… bahkan kalo kita gak jeli, kita gak bakal bias deh
milah-milah antara mana sahabat dan mana temen biasa… biar tau lebih jelas, yuk
intip yang dibawah…
1. 1. Dalam mengenal kamu:
Teman: dia tau nama, umur, dan penampilanmu kayak apa. Mungkin alamat dan nomor telfon, tapi nyaris tidak tahu tanggal lahir.
Sahabat: dia tahu apa saja yang kamu suka, tau riwayatmu dari umur sampai rahasia yang memalukan. Dia tau kapan kamu ulang tahun, dan tau nama panjang orang tuamu. Dia bisa bedakan kamu dari temen lain dari jarak jauh. Dia tau nama kecilmu, dan paling sering ada di kotak masukmu.
Teman: dia tau nama, umur, dan penampilanmu kayak apa. Mungkin alamat dan nomor telfon, tapi nyaris tidak tahu tanggal lahir.
Sahabat: dia tahu apa saja yang kamu suka, tau riwayatmu dari umur sampai rahasia yang memalukan. Dia tau kapan kamu ulang tahun, dan tau nama panjang orang tuamu. Dia bisa bedakan kamu dari temen lain dari jarak jauh. Dia tau nama kecilmu, dan paling sering ada di kotak masukmu.
2. Dalam menghadap masalah:
Teman: dia bakal menanyakan kamu baik-baik saja, lalu meminta bantuan orang lain kalau tidak tau cara mengatasinya. Dia hanya pikir, 'oh, si itu lagi kena masalah'
Sahabat: dia sudah tau apa masalahnya, ikut meminta maaf padahal bukan salahnya, dan tidak meminta bantyan ornag lain karena ia sendiri yang mengerahkan bantuan sepenuhnya.
3. Dalam kegiatan sehari-sehari:
Teman: ia hanya menyapa, menyalam, dan tersenyum ke kamu saat bertemu di suatu tempat, ia bisa saja satu kelas les atau satu kelas di sekolah, tapi ia nyaris datang ke rumahmu.
Sahabat: paling sering main ke rumahmu, kalau ketemu, bukan hanya menyalam atau menyapa tapi akan mendekatimu dan kalian akan mengobrol entah sampai kapan. Ia tau benar alamatmu dan merasa bagai rumah sendiri di rumahmu.
4. Saat ketemu ortu:
Teman: akan menyalam dengan sopan dan formal, ngomongnya kalau ama ortu dikit-dikit.
Sahabat: udah kayak orang tua sendiri. Bisa lebih akrab (makanya kadang ortu banding-bandingin kita ma sahabat)
5. Saat kamu nangis:
Teman: bakal berwajah bingung dan menatap simpati, memberi nasehat-nasehat, dan menepuk punggung.
Sahabat: akan tersenyum untuk membuatmu nyaman, ikut berempati dan memarahi apa yang membuatmu nangis, lalu membiarkan kamu menangis di bahunya.
Dalam proyek sekolah:
Teman: datang, ketemu, mengerjakan proyek, lalu pulang.
Sahabat: bawa makan atau makan dulu, ngobrol dulu, nonton dulu, berkomplotan nggak usah ngerjain proyek dulu, pulang agak petang.
6. Dalam mengobrol:
Teman: yang umum, paling mendalam gosip yang merebah di sekolah.
Sahabat: kalau nggak ngomongin orang, ngomongin hobi, ngomongin pengalaman seru, lelucon apa aja yang penting konyol, dan akan terus tertawa dan bahagia kalau ketemu.
7. Dalam berpisah:
Teman: sejauh itu paling nangis, doa-doa kasih good luck, dan dadaaaahh...
Sahabat: pelukan kayak nggak mau dilepas, padahal ada hape tapi tetep rindu, paling mewek kalau beginian, selalu janji untuk tidak melupakan sahabat.
Intinya temen
itu Cuma tau sekilas aja dari kamu,, sedangkan sahabat itu jauh lebih dalam…
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20120621021348AACQ34B
Call Our Toll-Free Number: 123-444-5555






0 komentar: